Passive Funds: Beda ETF dan Non-ETF

media-image
admin@syailendra.com | May 05, 2020

Secara garis besar, reksa dana juga bisa dibagi dua: reksa dana aktif dan juga reksa dana pasif. Reksa dana aktif berarti strategi investasi dan pemilihan efeknya dilakukan oleh Fund Manager dengan mempertimbangkan top down dan bottom up analysis.Sementara itu, passive funds atau yang juga dikenal sebagai reksa dana indeks adalah reksa dana yang dikelola untuk mendapatkan hasil investasi yang mirip dengan suatu indeks yang dijadikan acuan, baik itu indeks obligasi maupun indeks saham. 

Dengan mayoritas kinerja reksa dana yang ada sekarang, passive funds diprediksi akan menjadi the next rising star di masa depan. Berdasarkan data, hanya 31.83% dari reksa dana saham Indonesia yang berhasil mengungguli IHSG di 2019. Tren ini telah muncul sejak 2010, di mana reksa dana yang dikelola secara aktif mengalami performa yang underperform jika dibandingkan dengan IHSG. 

ETF sendiri merupakan bagian dari reksa dana indeks. Yang membedakan ETF dengan reksa dana indeks adalah proses penjualan dapat dilakukan sewaktu-waktu tanpa harus menunggu NAB yang diterbitkan. Harga dari ETF terus berubah-ubah setiap menitnya sehingga investor dapat menjual tergantung preferensi harga yang diinginkan. Reksa dana berbasis ETF sendiri memberikan tracking error yang lebih baik. Dengan transparannya harga dari waktu ke waktu, investor dapat melakukan tracking error yang lebih transparan sehingga dapat menentukan momentum terbaik untuk melakukan pembelian atau penjualan sendiri.

Tipe investasi ini juga secara global tengah diminati. Data global menunjukan bahwa terjadi peningkatan sebesar 35.39% secara rata-rata dari Desember 2014 hingga Desember 2019. Hal ini tentu lebih tinggi dibanding dengan CAGR industri yang berada di angka 17.56% pada periode yang sama. Hingga 2019 Desember, telah tercatat ada 38 reksa dana ETF di Bursa Efek Indonesia dengan total dana kelolaan sebesar 14.2 milyar. Ketentuan mengenai ETF pun sudah diregulasi oleh POJK nomor 49 tahun 2015. Tertarik ingin mencoba? Syailendra kini menyediakan reksa dana indeks Syailendra ETF MSCI Indonesia ESG Universal Index.

 

Baca juga:

Berkenalan dengan Reksa Dana Berbasis ESG dari Syailendra