Cairin Reksa Dana Ini Langsung di Hari yang Sama! (Ada Fitur Instant Redemption!)

media-image

Saat ini kebutuhan untuk memiliki dana darurat kian mendesak. Ketidakpastian akan situasi ekonomi, kesehatan, maupun sosial membuat setiap orang butuh untuk menjaga likuiditas yang dimilikinya lewat dana darurat. Terkadang, dalam berinvestasi pun kita perlu juga untuk menjaga likuiditas kita agar kondisi kas bisa tetap terjaga di saat momen-momen kritis. Ketidakpastian ekonomi global kerap terjadi setiap saat dan membuat investor selalu was-was akan apa yang akan terjadi ke depan. Dana yang bisa cair dengan cepat akan membantu kita agar bisa tetap ‘likuid’ saat berinvestasi.

So untuk kamu yang masih berpikir:

  1. Untuk bisa mulai berinvestasi itu butuh modal besar
  2. Investasi reksa dana kalau mau dicairin prosesnya rumit dan lama
  3. Reksa dana ngga bisa dicairin instan kalau ada kebutuhan darurat, apalagi waktu tanggal merah

 

@reksadana.syailendra punya solusinya! Di aplikasi marketplace seperti @tokopedia ataupun digital payment seperti @ovo_id @ovo_invest kamu ngga hanya bisa memanfaatkannya untuk melakukan transaksi jual beli barang, tapi juga transaksi investasi reksa dana:

  1. Bisa investasi mulai dari Rp 10.000
  2. Saldo invesatsi dapat dicairkan instan di hari yang sama dalam hitungan menit (T+0) kapan saja bahkan saat tanggal merah
  3. Tanpa biaya admin
  4. Produk investasi legal (Syailendra Capital sebagai Manajer Investasi terdaftar dan diawasi OJK)
  5. Reksa dana unggulan Syailendra yang isinya terdiri dari deposito-deposito serta obligasi-obligasi yang jatuh temponya kurang dari satu tahun: imbal hasil optimal, lebih unggul dari rata-rata bunga deposito 

 

Investasi jadi nyaman karena bisa digunakan untuk keperluan mendesak dan bisa jadi solusi menabung optimal untuk simpan dana darurat atau dana untuk tujuan jangka pendek.

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko, calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.