Berkenalan dengan Reksa Dana Berbasis ESG dari Syailendra

media-image
admin@syailendra.com | April 06, 2020

Bulan Mei ini, Syailendra meluncurkan sebuah produk baru yang berinvestasi pada perusahaan dengan skor ESG (Environment, Social, Good Governance) yang baik. Reksa Dana Indeks Syailendra ETF MSCI Indonesia ESG Universal Index adalah reksa dana indeks yang berisi saham-saham perusahaan dengan bobot ESG (Environment, Social & Good governance). Pemeringkatan emiten yang terpilih mengacu pada indeks MSCI Indonesia ESG Universal. 

Dengan mayoritas kinerja reksa dana yang ada sekarang, reksa dana indeks diprediksi akan menjadi the next rising star di masa depan. Berdasarkan data, hanya 31.83% dari reksa dana saham Indonesia yang berhasil mengungguli IHSG di 2019. Tren ini telah muncul sejak 2010, di mana reksa dana yang dikelola secara aktif mengalami performa yang underperform jika dibandingkan dengan IHSG.

1

Secara global, tren investasi berbasis ESG terus meningkat. Sejak tahun 2012, total dana kelolaan untuk investasi berbasis ESG telah meningkat sebesar 138% atau SD 13 triliun dan kika mengacu pada historis, total dana kelolaan global untuk ESG fund diprediksi akan mencapai 41 triliun pada tahun 2020. Investasi berbasis ESG diminati karena kebijakan berbasis ESG memiliki manajemen risiko yang baik, sehingga menghasilkan valuasi yang bersaing dengan struktur keuangan yang sehat.

2

Reksa dana besutan Syailendra ini juga berbasis ETF, atau Exchange Traded Fund. Tipe investasi ini juga secara global tengah diminati. Data global menunjukan bahwa terjadi peningkatan sebesar 35.39% secara rata-rata dari Desember 2014 hingga Desember 2019.

3

Tingginya angka CAGR tersebut bukannya tanpa alasan. Reksa dana ETF memiliki beberapa keuntungan yaitu harga yang transparan, sehingga menjadi tradeable tanpa harus diperjualbelikan. Investor tidak perlu menunggu NAB hari berikutnya untuk memutuskan penjualan. Ketentuan mengenai ETF pun sudah diregulasi oleh POJK nomor 49 tahun 2015.

Reksa dana ini menggunakan indeks acuan dari MSCI, sebagai penyedia indeks terkemuka di dunia. Sampai saat ini, MSCI memiliki lebih dari 220 dedicated staff untuk ESG secara global dengan lebih dari 230 underlying data points yang terstandarisasi. Indeks yang dipilih adalah MSCI Indonesia ESG Universal Index yang berisi 26 saham dari 10 sektor, sehingga cukup terdiversifikasi.

Baca juga:

Mengapa ESG Funds Menjadi Tren Investasi Kekinian?